Hai, Kagome! Tapi Kagome kok kena DBD? Jangan berkilah karena kamu manusia, itu benar-benar sebuah alasan yang tidak bisa diterima. Kamu itu perawat, bagaimana bisa perawat merawat pasiennya dengan benar jika perawatnya saja abai sama kesehatan sendiri. --"
Jangan salah faham, aku tidak meragukan kemampuan kamu dalam merawat pasien. Aku kenal betul siapa temanku, dia pasti memberikan yang terbaik untuk setiap pasien yang datang kepadanya. Tapi aku juga tahu, kamu itu kadang selalu lupa pada dirimu sendiri. Lupa makan teratur, lupa olah raga, lupa kalau jam kerjamu sudah lama lewat beberapa jam karena kelewatan asyik hilir mudik dengan semua pasien-pasien itu. Hingga akhirnya sekarang virus itu menyerang bukan? Tolonglah, jangan selalu menuduh semena-mena sama makhluk tak kasat mata itu, jelas kamu kecape-an akibat ulahmu sendiri yang terlalu cinta pada pekerjaan. Duh yen, gimana mau sayang sama orang kalau sama diri sendiri aja nggak?
Hehehe
Yang keluar masuk di hatimu kan gak sedikit, walau juga gak terlalu banyak. Itu setauku ya! Dan setauku juga bagai seorang putri kamu selalu menantikan kedatangan seorang pangeran berkuda putih yang menjemput kemudian membahagiakanmu. Aku selalu tahu dari kedua mata kamu yang lincah menari-nari setiap kali menceritakan lelaki yang sedang dekat denganmu. Aku selalu turut berbahagia, Kagomeku! Mengingat dulu, sebuah kekacauan pernah ku lakukan ketika kamu sedang dekat dengan seseorang. percayalah, apapun yang ku lakukan waktu itu semata-mata untuk menjagamu dari luka berbahaya di kemudian hari.
Tapi itu sudah lama lewatkan, ya? Sudah bukan musimnya kita membicarakan kekonyolan di masa lalu. Yang terpenting sekarang adalah kebahagiaan kamu ke depannya, jangan sampai salah pilih lagi. Tapi juga tidak harus terlalu berhati-hati juga, karena kejadian salah pilih selalu diakibatkan oleh asal-asalan memilih atau justru karena terlalu berhati-hati.
Sudahlah, aku yakin kamu pasti tidak mau aku ikut campur lagi dengan urusan cintamu itu, karena aku juga yakin bahwa inuyasha mu yang tepat suatu saat akan membuatkan istana sendiri untuk kebahagiaanmu.
Aku hanya ingin berterimakasih, Yen. Selama ini sudah menjadi pendengar yang baik, tempat menyimpan rahasia paling aman. Tempat untuk aku tak takut sama sekali menjadi diriku sendiri, terimakasih untuk bahu tempat bersandar atau dada yang lapang yang sering ku jadikan sasaran tempat meledek dan kamu tak pernah merasa tersinggung sama sekali.
Kamu yang selalu sabar dengan semua kekurangan, bahkan salahnya pilihan yang ku ambil. Kami yang selalu mengingatkan agar aku segera pulih dari ketersesatanku yang ku pilih. Terimakasih, karena sudah jadi sahabat sebaik itu.
Terimakasih, karena selalu bersedia menjadi tempat pulang ketika aku berlari terlalu jauh dan kemalaman.
Peluk dan cium
Naraku. :)
PS: lekas sembuh ya Kagome! Ingat, di dunia nyata ini cuma ada obat dan istirahat total yang bisa menyembuhkan penyakit kamu sekarang. Bukan pecahan bola empat arwah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar